Perjuanganmu Sungguh Mulia, Pantaslah Jika Aku Mencintaimu… Ibu “Selamat Hari Ibu”


“Ibu kalaulah laksana mentari yang tak kenal lelah menyinari indah dunia ini , Kau bagai rembulan yang mempau menghiasi di kala malam tiba. Sungguh kasihmu tiada tara dan tak bisa aku ukur dengan apapun. Ibu sebisa mungkin akan mencoba mewujudkan mimpi mimpimu”

“” Masih terasa lebutnya sentuhanmu , tutur kata yang syadu kala mengiringi masa kecilku dengan penuh canda tawa dan penuh kebahagian. Andai waktu bisa terulang mungkin ku ingin kembali ke masa itu , saat sifat manja dan luguku kau balas dengan kasih sayangmu “

“kasih ibu sepanjang masa dan tak ternilai , tak ada yang bisa menggantinya dengan apapun. Kasih yang lahir dari rasa yang tulus ihklas dan tanpa mengharap pamrih. Bahkan seribu mutiara di lautan tak cukup untuk membalasnya “

“Kemana aku akan mencari dan menemui sosok sepertimu lagi , karena bagiku kau takkan tergantikan. Meskipun ibu telah tiada lagai di sisiku , masih kurasakan seolah dia membelaiku dengan penuh kasih sayanngya, Maafkan aku ibu , bila saat itu aku belum mampu mewujudkan apa yang kau cinta dan citakan “

” Ku rindu semua tentang mu Ibu , dan kini hanya lewat untain do’a yang tiada henti ku berikan persembahan terakhir dengan tak pernah lelah”

“Banyak pelukan Hanya cinta, tidak pernah marah padaku. Mengajarku, Membantuku. Selalu tersenyum saat aku sedih. Membangkitkan kekuatan pada diriku dari ucapanmu Ibu. Terima kasih Ibuku”

” Hari Ibu berarti lebih dari bunga dan hadiah. Ini berarti mengucapkan terima kasih. Itu berarti aku mencintaimu. Engkau adalah ibuku, temanku hari ini dan disetiap harimu “

” Aku ingin mengambil satu kesempatan di hari ini, Untuk mengucapkan terima kasih ,Atas semua yang telah kau lakukan untuk hidupku”

” Keajaiban dalam hidup, adalah terlahir dari rahimmu. Seorang wanita yang telah memberi kami cinta dan pengorbanan. Selamat Hari Ibu! “

You may also like...